Selasa, 07 November 2017

Safar

Setiap kita adalah sekumpulan waktu yang meniti sebuah perjalanan takdir. Apa yang membuat kita memilih sebuah jalan, itulah takdir yang siap kita terima dan jalani.
Dua perempuan, dipertemukan dalam safar, perjalanan hidup. Berjuang menemukan jalan hijrah..

Compass

Sebuah perjalanan menemukan kepingan kehidupan yang hilang...
Menjadi tim Rescuer, divisi Navigasi Darat.
Kehilangan seseorang yang berarti di belahan hutan belantara saat pendakian, membuatnya selalu menyalahkan diri sendiri sebagai anggota tim yang tidak bisa diandalkan.
Konflik, harapan untuk masih bisa menemukan, ketangguhan menaklukkan ketidakmampuan, solidaritas, cinta yang tumbuh dari salah satu anggota tim, yang pada akhirnya menuntunnya menemukan kepingan puzzle yang hilang itu. Menemukan seseorang yang berarti yang mampu mengisi kekosongan-kekosongan hidup dan menuntunnya pulang.

When East Meets West

Apa yang terlintas dengan pertemuan dua orang dari dua wilayah yang sangat berbeda, Timur dan Barat? Perbedaan latar belakang budaya, pemikiran keluarga, keinginan dan cita-cita, karakter pribadi dan sebagainya. Disatukan dengan cinta diantara segala konflik karena berbagai perbedaan.
Namun pada akhirnya keputusan harus diambil keduanya demi kebaikan bersama. Setiap keputusan pasti ada konsekuensi yang juga siap diterima keduanya.

Guardian Angel

Guardian Angel, Sang Malaikat Pelindung. Istilah yang sangat umum digunakan untuk menyebutkan seseorang yang menjaga seseorang.
Ini adalah kisah seorang Kinara, gadis kecil yang terlahir sempurna diantara ketidaksempurnaannya. Terlahir dengan kekurangan pendengaran. Ibunya, adalah wanita karir dengan lulusan S3 dan dinas kerja di beberapa negara, sedangkan sang Ayah adalah abdi negara.
Menjadi gadis spesial memberikan dampak psikologis dan sosial bagi Kinara yang memicu banyak trauma. Dikucilkan teman-teman yang menganggapnya tidak normal, bisa dihitung berapa kali ia bertemu dengan ibunya yang sangat sibuk bekerja, dan satu-satunya adalah sang Ayah yang menjaganya.
Kesepian, rendah diri, merasa tidak adil kehidupan yang dimilikinya..Kinara menjadi gadis pendiam dan sang Ayah menjadi satu-satunya pejuang yang mendampinginya. Ya, Malaikat Pelindung yang dengan keringat, air mata, dan darahnya memperjuangkan kelayakan hidup untuk Kinara agar mendapatkan hak yang sama dengan anak-anak lainnya. Banyak konflik yang dialami Kinara, namun perjuangan ayahnya untuk membuka jalan bagi Kinara hingga tumbuh menjadi gadis tangguh, cerdas, cantik, dan mandiri. Banyak perjuangan sang Ayah untuk menanamkan moral dan pendidikan meski juga banyak konflik yang dialami.

Senin, 09 Januari 2017

Tidak Berjudul

Diamlah..
Dan biarkan aku belajar tentangmu
Biarkan aku belajar darimu
Biarkan aku belajar memahamimu

Aku ingin menikmati setiap proses pembelajaran itu
Menikmati bagaimana aku salah dan berjuang memperbaikinya
Mencoba mana yang tepat dan tidak tepat
Karena aku menyukai tiap prosesnya

Jangan pergi jika kamu bosan
Beri aku waktu
Beri aku kesempatan
Beri aku ruang
Untuk mencapai ruang hati terdalammu


Minggu, 08 Januari 2017

Menunggu

Pagi ini rencana ambil jadwal kereta ke Jogja dari Klaten pukul 10.02 WIB. Mobil yang membawa ke stasiun Klaten berangkat pukul 09.15 WIB, dan sampai stasiun pukul 09.45 WIB. Prediksi tiket masih tersedia, ternyata habis. Terpaksa ambil jadwal berikutnya pukul 12.48 WIB. Lama bukan?

Ya, menunggu memang menjadi sesuatu yang terasa lama, membosankan, dan mungkin membuang waktu. Kecuali memang kita bisa memanfaatkan waktu selama menunggu. Sama halnya ketika hidup, hidup itu hanya menunggu. Menunggu giliran kita untuk 'pulang'.

Menunggu menjadi terasa sia-sia jika waktu yang digunakan untuk menunggu tidak kita manfaatkan. Imam Syafii pernah berkata bahwa waktu itu ibarat pedang, hanya ada 2 pilihan, kita yang akan terhunus jika tidak memanfaatkannya, atau kita dapat mengendalikan pedang itu dengan memanfaatkan waktu.

Hidup erat kaitannya dengan waktu. Hidup itu adalah masa dimana kita menunggu alam berikutnya. Hidup adalah investasi untuk mencari bekal kehidupan selanjutnya. Maka, dengan memanfaatkan waktu hidup lah masa menunggu kita tidak sia-sia. Semoga masa usia kita memberi banyak manfaat, bukan mudharat. Aamiin

Sabtu, 07 Januari 2017

Sajak Rindu

Rindu di hati yang menggelayut kian kuat
Hingga membawamu masuk dalam mimpi-mimpiku
Semalam..ya, semalam
Terasa nyata kamu di sampingku

Rindu yang menghujam kian menusuk
Membawamu dalam pikir alam bawah sadarku
Terasa hadir dalam setiap langkahku

Rindu ini membawa kembali rasa dan asa
Entah sampai kapan
Entah...